DMN NEWS - KULON PROGO – Akses transportasi menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) kembali diperkuat setelah layanan bus DAMRI rute Kota Yogyakarta–YIA beroperasi secara normal mulai Rabu (22/4/2026).
Kembalinya operasional ini menjadi kabar positif bagi masyarakat dan penumpang pesawat yang membutuhkan moda transportasi darat langsung menuju bandara. Layanan tersebut dinilai mampu meningkatkan konektivitas sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis dan terjadwal.
Bus DAMRI melayani sejumlah titik keberangkatan strategis di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Beberapa di antaranya adalah Sleman City Hall, Terminal Condongcatur, Pool DAMRI Yogyakarta, serta Park and Ride Gamping.
Baca Juga: Kloter Perdana Haji 2026 Berangkat dari Soetta, 393 Jemaah Awali Perjalanan ke Madinah
Keberadaan beberapa titik ini memberikan fleksibilitas bagi calon penumpang dalam menentukan lokasi keberangkatan sesuai kebutuhan dan jarak tempuh masing-masing. Dengan demikian, pengguna jasa tidak perlu bergantung pada satu titik saja untuk mengakses layanan menuju bandara.
Selain dari sisi jangkauan, pola operasional bus juga dirancang konsisten dengan jadwal keberangkatan yang teratur. Hal ini memungkinkan penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih pasti tanpa harus berganti moda transportasi lain.
Kondisi tersebut menjadi nilai tambah, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti akhir pekan maupun musim liburan, di mana kebutuhan transportasi menuju bandara cenderung meningkat.
Baca Juga: Kisah Kyra, Calon Haji Termuda Magelang yang Gantikan Ayahnya Berangkat ke Tanah Suci
Dari sisi tarif, DAMRI menetapkan harga yang sama untuk seluruh rute Jogja–YIA, yakni sebesar Rp80.000 per penumpang. Kepastian tarif ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi masyarakat yang menginginkan transportasi dengan biaya terukur.
Dengan kombinasi jadwal yang jelas dan tarif tetap, layanan ini menjadi salah satu pilihan transportasi bandara yang relatif ekonomis, baik bagi penumpang individu maupun keluarga.
Adapun jadwal operasional bus DAMRI pada Rabu (22/4/2026) terbagi dalam beberapa rute utama.
Baca Juga: BRI Insurance Gandeng IMI, Hadirkan Asuransi Kecelakaan Diri untuk Puluhan Ribu Anggota
Untuk rute Sleman City Hall menuju YIA, layanan beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB dengan interval keberangkatan setiap 60 menit.
Sementara itu, rute Terminal Condongcatur menuju YIA melayani penumpang sejak pukul 04.00 hingga 15.00 WIB dengan interval keberangkatan yang sama, yakni setiap satu jam.
Adapun rute Park and Ride Gamping menuju YIA beroperasi mulai pukul 04.30 hingga 15.30 WIB.
Seluruh tiket yang telah dibeli tidak dapat dilakukan pengembalian dana (refund) maupun perubahan jadwal (reschedule), sehingga penumpang diimbau memastikan waktu keberangkatan sebelum melakukan pembelian.
Baca Juga: Anak Pemulung di Boyolali Kembali Sekolah Lewat Program Prabowo, Harapan yang Nyaris Padam Menyala
Untuk kemudahan akses, pembelian tiket dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi DAMRI Apps. Melalui aplikasi ini, penumpang dapat memilih rute, jadwal, serta jumlah tiket sesuai kebutuhan.
Proses pembelian tiket secara online dimulai dengan mengunduh aplikasi melalui Play Store atau App Store, kemudian memilih menu pencarian rute dengan mengisi lokasi asal dan tujuan.
Setelah menentukan tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang, sistem akan menampilkan pilihan jadwal yang tersedia. Pengguna kemudian dapat melanjutkan ke tahap pengisian data diri dan pembayaran.
Selain secara online, tiket juga tersedia untuk pembelian langsung di lokasi keberangkatan atau secara on the spot. Namun, metode pembayaran hanya dilayani secara nontunai.
Baca Juga: Anak Pemulung di Boyolali Kembali Sekolah Lewat Program Prabowo, Harapan yang Nyaris Padam Menyala
Beberapa opsi pembayaran yang tersedia antara lain QRIS, uang elektronik (e-money), serta kartu debit. Sistem ini diterapkan untuk mendukung transaksi yang lebih cepat dan efisien.
Dengan kembali normalnya layanan DAMRI Jogja–YIA, diharapkan mobilitas masyarakat menuju bandara dapat berjalan lebih lancar. Layanan ini sekaligus memperkuat sistem transportasi terintegrasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.(*)