DMN NEWS - TANGERANG — Momen yang ditunggu ribuan calon jemaah haji akhirnya tiba. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melepas langsung keberangkatan kloter perdana jemaah haji Embarkasi Banten menuju Tanah Suci.

Prosesi pelepasan tersebut rencananya digelar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa, 22 April 2026, sekitar pukul 14.20 WIB. Kehadiran presiden menjadi simbol penting dimulainya perjalanan spiritual jutaan harapan dari Tanah Air menuju Makkah.

Kepala UPT Pengelolaan Asrama Haji Banten, Ahmad Muafiq, memastikan seluruh persiapan hampir rampung. Menurutnya, kesiapan teknis dan operasional kini telah mencapai 99,9 persen.

Baca Juga: Gudang di Cakung Terbakar Dini Hari, Warga Panik Dibangunkan Suara Masjid dan Asap Pekat

Angka yang nyaris sempurna itu bukan sekadar statistik, tetapi cerminan dari kerja panjang berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Di balik layar, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banten mengerahkan 110 petugas yang terbagi dalam 11 bidang layanan. Mereka menangani berbagai aspek krusial, mulai dari layanan jemaah lansia dan disabilitas, kesehatan, akomodasi, hingga proses imigrasi.

Tak hanya itu, tenaga pendukung seperti porter, petugas klinik, hingga pengelola kamar juga disiapkan untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan yang layak dan manusiawi.

Baca Juga: Harga LPG Nonsubsidi Naik, Ancaman Lonjakan Pengguna Gas 3 Kg Bikin Kuota Terancam Jebol

Dari sisi fasilitas, Asrama Haji Cipondoh telah menyiapkan 215 kamar dengan kapasitas mencapai 860 jemaah. Kapasitas ini memungkinkan penampungan dua kloter sekaligus di kawasan Grand El Hajj.

Kloter pertama dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026 pukul 18.55 WIB. Setelah beristirahat dan menjalani proses administrasi, mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya, 22 April 2026 pukul 12.20 WIB.

Untuk keberangkatan perdana ini, tercatat sebanyak 393 jemaah yang seluruhnya berasal dari Kota Tangerang.

Baca Juga: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Dikebut, Peluang 800 Ribu Lapangan Kerja Terbuka

Di balik angka-angka tersebut, ada cerita harapan, doa, dan penantian panjang. Banyak di antara mereka yang telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.

Secara keseluruhan, Embarkasi Banten tahun ini dijadwalkan memberangkatkan sekitar 9.200 jemaah yang terbagi dalam 24 kelompok terbang. Namun, jumlah tersebut masih bisa berubah mengikuti perkembangan data terbaru.

Proses pemberangkatan akan berlangsung bertahap, dimulai dari 21 April hingga 18 Mei 2026. Setiap kloter akan melalui tahapan yang sama, memastikan semua jemaah berangkat dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun administrasi.

Baca Juga: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Dikebut, Peluang 800 Ribu Lapangan Kerja Terbuka

Pemerintah berharap, dengan kesiapan yang hampir sempurna ini, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Namun lebih dari itu, momen ini bukan hanya soal keberangkatan. Ini adalah perjalanan spiritual yang sarat makna, di mana setiap langkah jemaah membawa doa — bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan negeri.

Dan ketika pesawat pertama lepas landas, yang terbang bukan sekadar manusia, tetapi juga harapan yang telah lama dipanjatkan dalam diam.(*)