DMN NEWS – Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah selama ini dikenal luas sebagai destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memukau, terutama kawasan Dieng yang selalu menjadi magnet wisatawan.
Namun, pesona Wonosobo tidak hanya berhenti pada keindahan alamnya. Daerah berhawa sejuk ini juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.
Bagi para pelancong, mencicipi makanan khas daerah menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan. Di Wonosobo, beragam sajian lokal hadir dengan cita rasa autentik yang khas, mulai dari hidangan berkuah hangat hingga camilan tradisional yang manis. Menariknya, sebagian besar kuliner di daerah ini masih mempertahankan resep turun-temurun dengan harga yang relatif terjangkau.
Baca Juga: Sudaryono Soroti Peternak, Kontes Sapi Nasional Wonosobo Dibuka Ahmad Muzani
Keunikan kuliner Wonosobo terletak pada penggunaan bahan sederhana yang diolah dengan teknik tradisional, menghasilkan rasa yang kuat dan berbeda dari daerah lain.
Kombinasi antara udara dingin pegunungan dan sajian hangat semakin menambah kenikmatan saat menyantap makanan khas di wilayah ini.
Berikut ini lima rekomendasi kuliner khas Wonosobo yang wajib dicoba, terutama saat berkunjung ke kawasan Dieng.
Salah satu menu yang cukup populer adalah lontong tetel yang berada di kawasan Jalan Sabuk Alu. Hidangan ini cocok dijadikan menu sarapan karena mengenyangkan dan kaya rasa.
Baca Juga: Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Praka Rico Pramudia Meninggal Usai Dirawat Intensif Sejak Maret
Lontong yang lembut disajikan dengan kuah gurih serta potongan daging yang empuk, menciptakan perpaduan rasa yang sederhana namun memikat. Ditambah lagi, suasana makan dengan latar pegunungan membuat pengalaman kuliner terasa lebih istimewa.
Selanjutnya, ada nasi megono Bu Murni yang dikenal sebagai kuliner sederhana dengan cita rasa khas. Meski lokasinya berada di dalam gang, tempat ini justru selalu dicari karena kelezatannya. Nasi megono yang dipadukan dengan tempe kemul menawarkan sensasi gurih yang autentik, sekaligus menjadi pilihan ramah di kantong bagi wisatawan.
Bagi pecinta olahan daging, warung entok Bu Siti bisa menjadi pilihan menarik. Daging entok yang diolah hingga empuk disajikan dengan sambal ijo yang pedas menggigit. Konsep prasmanan di warung ini memberikan kebebasan bagi pengunjung untuk memilih menu sesuai selera, menghadirkan suasana makan yang hangat dan akrab.
Baca Juga: Minim Serapan Susu UMKM Boyolali di Program MBG, Pengrajin Keluhkan Kurang Pelibatan
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Wonosobo tanpa mencicipi mie ongklok, salah satu ikon kuliner daerah ini. Mie dengan tekstur kenyal disajikan bersama kuah kental yang memiliki perpaduan rasa manis dan gurih.
Sajian ini sangat cocok dinikmati di tengah udara dingin Dieng, sehingga menjadi favorit baik bagi wisatawan maupun warga lokal.
Sebagai penutup, bubur candil dan apem khas Sudagaran bisa menjadi pilihan camilan manis yang menggoda. Tekstur candil yang kenyal dengan kuah gula merah yang legit, dipadukan dengan apem yang lembut, memberikan sensasi rasa tradisional yang sulit dilupakan.
Baca Juga: Damkar dan Ambulans Jadi Sasaran, Polisi Selidiki Laporan Fiktif Diduga Modus Pinjol di Sleman
Beragam pilihan kuliner tersebut menunjukkan bahwa Wonosobo tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga memiliki kekuatan pada sektor kuliner tradisional. Setiap hidangan menghadirkan karakter rasa yang unik, sekaligus menjadi bagian dari identitas budaya lokal.
Dengan mencicipi kuliner khasnya, wisata ke Wonosobo akan terasa lebih lengkap dan berkesan. Tidak hanya memanjakan mata dengan pemandangan alam, tetapi juga memuaskan lidah dengan aneka hidangan lezat yang autentik.(*)