DMN NEWS — Wonosobo - Suasana meriah menyelimuti kawasan Wonoland, Wonosobo, saat lomba kontes sapi tingkat nasional resmi digelar pada Sabtu (25/4/2026). Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hadir membawa ternak terbaik mereka, menjadikan ajang ini sebagai salah satu kompetisi paling bergengsi di sektor peternakan.

Kehadiran Ahmad Muzani bersama Sudaryono menjadi sorotan utama dalam pembukaan acara. Keduanya disambut antusias oleh para peternak dan pengunjung yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.

Rombongan tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam agenda tersebut, Ahmad Muzani dijadwalkan membuka secara resmi kontes sapi yang akan berlangsung selama dua hari, hingga Minggu (26/4/2026). Event ini menjadi wadah strategis bagi para peternak untuk menunjukkan kualitas ternak sekaligus memperluas jaringan usaha.

Baca Juga: Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Praka Rico Pramudia Meninggal Usai Dirawat Intensif Sejak Maret

Tak hanya hadir sebagai Ketua MPR RI, Ahmad Muzani juga memiliki peran penting sebagai Dewan Pembina Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia. Dalam kapasitas tersebut, ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap peternak lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, kontes sapi seperti ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan peningkatan kualitas. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan guna memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas peternak. Ia menyebut bahwa kegiatan seperti kontes sapi mampu menjadi pemicu inovasi sekaligus meningkatkan standar kualitas ternak di Indonesia.

Baca Juga: Minim Serapan Susu UMKM Boyolali di Program MBG, Pengrajin Keluhkan Kurang Pelibatan

“Kontes ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan promosi. Peternak bisa saling belajar, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kualitas ternaknya,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Gubernur Jawa Tengah menunjukkan adanya sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor peternakan.

Selain sebagai ajang kompetisi, kontes sapi nasional ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kegiatan ini membuka peluang transaksi jual beli ternak, memperluas pasar, serta meningkatkan nilai jual sapi unggulan milik peternak.

Baca Juga: Pemerintah Dorong UMKM Go Digital, Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Pemerataan Ekonomi Desa

Tak hanya itu, event ini juga menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi Wonosobo. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari UMKM hingga jasa penginapan.

Dengan berbagai manfaat yang dihadirkan, kontes sapi nasional di Wonosobo diharapkan mampu menjadi agenda rutin yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan sektor peternakan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing.(WN)