DMN NEWS - MAGELANG — Permasalahan tumpukan sampah di lokasi TPS3R Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, akhirnya berhasil ditangani setelah adanya koordinasi antara pemerintah desa dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang.
Sebelumnya, kondisi sampah yang terus menumpuk di area TPS3R sempat memicu keluhan warga. Bahkan, persoalan tersebut berkembang menjadi kesalahpahaman antara Pemerintah Desa Tamanagung dengan pihak DLH Kabupaten Magelang.
Akibat miskomunikasi tersebut, sampah yang seharusnya segera diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) justru tertahan dan menggunung selama berminggu-minggu. Kondisi ini menyebabkan sampah meluber hingga berserakan di sekitar lokasi TPS3R.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis,Prabowo dan PM Australia Bahas Ekspor Urea 250 Ribu Ton
Selain mengganggu pemandangan, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tidak sedap yang meresahkan warga sekitar. Keluhan masyarakat pun bermunculan, bahkan sempat ramai diperbincangkan melalui media sosial.
Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Desa Tamanagung segera mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama DLH Kabupaten Magelang untuk mencari solusi.
Kepala Desa Tamanagung, Imam Sampurna, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima banyak aduan dari warga terkait kondisi sampah yang semakin mengkhawatirkan.
Baca Juga: Realisasi Investasi RI Triwulan I 2026 Capai Rp498,8 Triliun, Singapura Masih Terbesar
“Kami langsung menghubungi dinas untuk berkoordinasi dan mengurai persoalan sampah ini,” ujar Imam saat ditemui pada Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pemerintah desa sebenarnya telah berupaya melakukan penanganan sementara guna mengurangi dampak tumpukan sampah. Namun, keterbatasan kapasitas dan kewenangan membuat upaya tersebut belum optimal.
“Dari desa sudah berusaha mengurai, namun kami juga kewalahan. Apalagi sampah ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab desa, karena sudah berada di lokasi TPS3R yang juga menjadi perhatian DLH,” jelasnya.
Imam juga mengakui bahwa sempat terjadi miskomunikasi antara pihak desa dan DLH terkait penanganan sampah tersebut. Namun, permasalahan tersebut kini telah diselesaikan melalui komunikasi yang lebih baik.
Baca Juga: Layanan Jemput Bola Polisi Hadir di Desa Keji, Polsek Muntilan Gelar SPKT Mobile Pekan ke-78
“Memang sempat terjadi kesalahpahaman, tetapi hari ini sudah kita rembuk bersama dan langsung ada tindak lanjut dari dinas,” tambahnya.
Setelah dilakukan koordinasi, DLH Kabupaten Magelang segera menindaklanjuti dengan melakukan pengangkutan sampah yang menumpuk di lokasi TPS3R. Proses penanganan dilakukan secara bertahap hingga kondisi sampah mulai terurai.
Kini, kondisi lingkungan di sekitar TPS3R Desa Tamanagung berangsur membaik. Tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung mulai berkurang, dan area sekitar kembali terlihat lebih bersih dan tertata.
Warga pun menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah desa dan DLH. Mereka berharap ke depan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal sehingga kejadian serupa tidak terulang.
Baca Juga: Realisasi Investasi RI Triwulan I 2026 Capai Rp498,8 Triliun, Singapura Masih Terbesar
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi dan koordinasi antarinstansi dalam penanganan masalah lingkungan, terutama yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah desa bersama DLH diharapkan dapat terus meningkatkan sinergi dalam pengelolaan sampah, termasuk memperkuat sistem pengangkutan dan pengolahan di tingkat TPS3R.
Dengan kolaborasi yang baik, permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah dapat diatasi lebih cepat dan tidak menimbulkan dampak yang berkepanjangan bagi masyarakat sekitar.(*)