DMNNEWS.COM, Semarang – Pemilik konter ponsel Royal Phone Ambarawa, Candra Waskito (25), ditemukan meninggal dunia di dalam bagasi mobil Honda Jazz miliknya di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Jasad Candra ditemukan warga pada Kamis (6/8/2026) sore. Penemuan tersebut terjadi setelah korban sebelumnya dilaporkan hilang bersamaan dengan dugaan aksi perampokan di konter ponsel miliknya di Ambarawa.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana membenarkan bahwa mobil Honda Jazz yang menjadi lokasi penemuan jasad merupakan kendaraan milik Candra.

"Pemilik konter Candra Waskito ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi AD-1398-YJ miliknya di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Kamis sore 6 Agustus 2026," ujar Bodia dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).

Berdasarkan data registrasi kendaraan, mobil tersebut merupakan Honda Jazz GK5 1.5 RS CVT (CKD) produksi 2019. Kendaraan berwarna abu-abu baja metalik itu tercatat masih memiliki masa berlaku STNK hingga 4 Juli 2029.

Berawal dari Konter Ponsel Berantakan

Kasus tersebut bermula ketika Candra dilaporkan hilang setelah konter ponsel Royal Phone di Ambarawa ditemukan dalam kondisi berantakan.

Kondisi tempat usaha tersebut diduga berkaitan dengan aksi perampokan. Pada saat yang sama, mobil milik Candra juga diketahui tidak berada di lokasi.

Situasi tersebut kemudian memicu pencarian terhadap korban dan kendaraan yang digunakannya.

Beberapa jam kemudian, warga Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam bagasi mobil.

Korban diketahui mengalami luka pada bagian kepala.

Polisi kemudian melakukan identifikasi terhadap jenazah. Hasilnya, korban dipastikan merupakan Candra Waskito, warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, yang juga pemilik Royal Phone Ambarawa.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo membenarkan identitas tersebut.

"Iya, jenazah di Gubug adalah bos konter HP Ambarawa," tegas Heru.

Polisi Dalami Keterkaitan Dua Peristiwa

Jarak antara lokasi penemuan jasad dengan konter ponsel milik korban diperkirakan mencapai sekitar 49 kilometer.

Polisi kini mendalami apakah dugaan perampokan di Royal Phone Ambarawa memiliki kaitan langsung dengan penemuan jasad Candra di Gubug.

Penyidik masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi untuk menyusun rangkaian kejadian secara utuh.

Bodia mengatakan kepolisian belum menarik kesimpulan akhir mengenai motif maupun keterkaitan kedua peristiwa tersebut.

"Saat ini seluruh fakta, barang bukti, dan keterangan saksi masih kami kumpulkan. Tim penyidik bekerja secara intensif untuk mengungkap kronologi secara utuh, termasuk memastikan apakah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan," kata Bodia.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum proses penyelidikan selesai.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada kepolisian," ujarnya.

Saksi Melihat Dua Pria Bermasker

Dalam penyelidikan awal, polisi juga memperoleh keterangan dari seorang saksi yang mengaku melihat dua pria tidak dikenal berada di sekitar lokasi penemuan jasad.

Kedua pria tersebut disebut mengenakan masker dan terlihat meninggalkan kawasan tersebut pada Kamis pagi.

Keterangan saksi tersebut kini menjadi salah satu informasi yang didalami penyidik untuk mengungkap siapa yang membawa kendaraan korban hingga ke wilayah Gubug.

Polisi masih memeriksa saksi-saksi lain dan mengumpulkan bukti pendukung untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan adanya tindak kekerasan terhadap korban.

Jenazah Candra telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang. Proses autopsi dilakukan untuk mendukung penyelidikan dan mengetahui lebih lanjut kondisi serta penyebab kematian korban.

Hingga kini, Polres Semarang masih memburu pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Polisi juga terus mendalami motif dan kronologi lengkap, termasuk dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang diduga menjadi awal dari rangkaian kejadian.(*)