DMNNEWS.COM - PURWOREJO – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Selasa (11/8/2026) malam. Seorang lansia berusia 80 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah saat api membesar.

Korban diketahui bernama Sukrisno (80). Ia sempat dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo karena mengalami luka berat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Rumah korban berada di kawasan permukiman padat dengan akses gang yang cukup sempit. Bangunan tersebut terdiri dari dua lantai, sedangkan bagian bawah dimanfaatkan sebagai bengkel kendaraan.

Api Muncul dari Lantai Dua

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.00 WIB. Api diduga muncul dari bagian lantai dua rumah sebelum dengan cepat membesar dan menghasilkan kepulan asap tebal.

Petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar), kepolisian, TNI, serta warga kemudian bergerak ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi penghuni.

Petugas Damkar Purworejo, Siswantoro, mengatakan seluruh pos mako dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

“Laporan kami terima tadi sekitar jam 18.00-an. Tiga pos mako damkar kita meluncur semua dengan empat unit mobil pemadam kebakaran,” kata Siswantoro di lokasi.

Sebanyak sekitar 30 personel dikerahkan dalam proses pemadaman dan evakuasi. Kondisi api yang masih besar menjadi salah satu kendala utama petugas ketika berupaya masuk ke dalam bangunan.

“Ketika kita evakuasi kondisi api masih besar, sehingga kita juga berhati-hati jangan sampai nanti ada teman-teman damkar di lapangan yang menjadi korban juga,” ujarnya.

Anak Korban Berhasil Menyelamatkan Diri

Saat kebakaran terjadi, Sukrisno diketahui tinggal bersama anaknya, Rayanti (60). Rayanti berhasil keluar dan menyelamatkan diri dari kobaran api.

Sementara itu, Sukrisno tidak berhasil keluar dari rumah. Petugas kemudian melakukan pencarian dan evakuasi ketika kondisi memungkinkan.

Korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari bangunan dalam kondisi mengalami luka berat. Sukrisno selanjutnya dibawa ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Api Tidak Merambat ke Rumah Warga

Kapolsek Purworejo AKP Bruyi Rohman Warsito mengatakan penanganan kebakaran melibatkan sinergi antara petugas dan masyarakat. Upaya tersebut berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah dengan sinergisitas, kebakaran ini bisa ditanggulangi dan tidak mengembang ke rumah-rumah lain, walau lokasi berhimpitan di gang sempit,” kata Bruyi.

Menurut Bruyi, titik api berada di lantai dua rumah. Sementara itu, bengkel kendaraan yang berada di lantai bawah relatif aman dan tidak mengalami kerusakan parah.

“Posisi api pertama di lantai atas. Di bawah ada bengkel, tapi alhamdulillah bengkel yang di bawah aman, tidak ada kerusakan,” jelasnya.

Kondisi permukiman yang padat dan akses gang yang sempit membuat proses pemadaman membutuhkan kehati-hatian. Petugas harus memastikan api terkendali sekaligus menjaga keselamatan personel saat melakukan evakuasi.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Polisi juga masih mengumpulkan informasi dan keterangan terkait awal mula munculnya api.(*)